
Aku sangat dekat dengan adikku yang kedua yang berusia 24 tahun,hanya terpaut tiga tahun dariku. Maklumlah, kami hanya tiga bersaudara, dan hanya aku yang perempuan sekaligus si sulung. Sedangkan adikku yang paling bungsu baru berumur 12 tahun. Walaupun adik cowokku ini tinggal di kota yang berbeda, tapi komunkasi kami tetap lancar. Seperti malam ini, aku baru saja selesai ber sms an ria dengan dia. Dan tergelitik untuk membahas isi percakapan kami.
Awalnya aku bertanya bagaimana kabarnya dan perkembangan usahanya. Kemudian di balasnya bahwa semuanya berjalan lancar. Sms kami berlanjut dengan pembicaraan ini dan itu, dan kemudian dia berkata pada saya kalau i siang tadi ibu meminjam uang tiga juta rupiah dari dia dan akan di kembalikan lusa. Kemudian dia minta tolong pada saya untuk memberinya info tentang harga printer yang di inginkannya. Katanya ibu yang akan membeli printer itu, karena ibu sangat membutuhkan printer itu untuk ngeprint sesuatu. Akupun tersenyum simpul sambil membalas smsnya degan jawaban “oke deh adikku sayang”.
Bahkan sekarangpun, sambil mengetik kisah ini, senyum masih di bibirku. Pasalnya aku merasa lucu, yang punya komputer, yang printernya rusak, kan adikku, kok ibu yang membeli printer baru hanya karena kebetulan ibu membutuhkan printer saat ini. Bukan itu saja yang membuatku tersenyum simpul, isi sms adikku yang berbunyi “tadi siang ibu ngutang tiga juta rupiah dari saya, lusa di kembalikan” membuat senyumku makin lebar. Bayangkan saja, ibu membangun dua ruko kemudian satu di berikan ke adikku, lalu memberinya modal puluhan juta untuk memulai usaha, tapi ibu tidak pernah berkata “kamu ngutang sama ibu nak”. Belum lagi jika di tambah biaya membesarkan dan menyekolahkan kami. Ah ibuku sayang, i love you very much.
Filed under: Get closer with ikyul